Berhubung gw iseng meriksa post apa sih yang paling tinggi di blog ini yang diakses orang, gw kaget saat melihat banyak yang mencari tentang “cara mengendalikan emosi”. Well, gw coba tuliskan yang sudah cukup lama gw ujicobakan terhadap diri gw sendiri. Cara ini gw dapat dari Pak Palgunadi di suatu hari di 2008 saat keluarga gw berkunjung ke kediaman beliau. Beliau menyebutnya “aturan 5 detik”.
Apakah “aturan 5 detik” ini? Singkatnya, untuk mengendalikan emosi saat sedang meluap-luap. Caranya? Sangat simpel dan semua orang bisa mencoba.
—————————————————————
Aturan 5 detik:
Lakukan saat ada sesuatu yang bikin diri kita emosi, atau tiba-tiba emosi kita meningkat.
Diam sejenak, jangan bergerak.
Tarik napas dalam, tahan 5 detik, lepaskan perlahan.
Lanjutkan aktivitas lagi deh.
—————————————————————
Lho, kok simpel banget sih? Ya! Sangat simpel, but for me, it always works. [jadi kalau ada yang nemu gw dalam kondisi marah, gw lagi gak menerapkan aturan 5 detik ini… maaf…]. Semoga membantu. Kalau ada yang mau berbagi lagi, feel free to share
.

Iyakah?? Saya salah satuorang yang sulit sekali mengendalikan emosi. Bukan hanya marah, disaat bahagia pun saya meledak-ledak. Teman2 bilang saya ekspresif. Tapi saya ingin mengendalikan emosi2 tsb, supaya lebih tenang..
kok gampang y ak kok ga bisa,,,,,,,,pengennya maaaaaaraaaaaaaaaaaahhhhhhh trs,
@ewi: klu itu kelainan mungkin…heheheheh
its way nicely but too short